Total Tayangan Halaman

Senin, 09 Januari 2017

4. Review Filosofi Matematika Sekolah (Absolut Progresif, Platonisme, Konvensionalisme, dan Empirisme)

Hari ini adalah pertemuan yang ke-7 bagi kelas B PMT 2016. Bertepatan dengan 18 Oktober 2016 atau seminggu menjelang UTS ganjil. Hari ini dua kelompok akan bertugas mempresentasikan materi tentang review filosofi matematika sekolah yang meliputi absolut progresif, platonisme, konvensionalisme, dan empirisme. Kelompok 7 akan menjelaskan tentang absolut progresif dan platonisme. Sedangkan kelompok 8 akan menjelaskan tentang konvensionalisme dan empirisme.
Kelompok 7 berkesempatan untuk tampil lebih dahulu. Kelompok yang terdiri dari Rosidah dan Inayah ini akan menjelaskan tentang absolut progresif dan platonisme. Mereka pun bersiap ketika selesai berdoa bersama di kelas. Mulai menyiapkan segala properti yang akan digunakan nantinya. Presentasi kelompok 7 pun dimulai ketika salah satu anggota kelompok mengucap salam. Suasana kelas menjadi sunyi dan serius. Presentasi berlangsung cukup lama. Kelompok ini cukup baik dalam presentasi, bahasa yang digunakan tidak berbelit-belit, jadi langsung to the point ke materi denegan dilengkapi contoh praktik sebagai pendukung. Selain itu, di tengah presentasi, mereka turut menghadirkan salah satu audien untuk maju dan mengambil salah satu kertas yang berisikan nama-nama lain aliran absolut progresif. Hal ini membuat presentasi kelompok 7 menarik selain didukung tampilan PPT yang kreatif. Setelah mereka selesai dengan presentasi mereka, sesi tanya jawab pun dibuka bagi dua penanya yang beruntung. Dua orang penanya menanyakan beberapa pertanyaan yang berbeda. Mereka pun mencoba mendiskusikan jawaban yang tepat. Setelah didapat jawaban yang pas, mereka menjawab setiap pertanyaan. Tak butuh waktu lama, kedua pertanyaan telah terjawab, mereka menutup presentasi mereka dengan penutup dan salam kemudian kembali ke bangku audien untuk mendengarkan presentasi kelompok selanjutnya.
Kelompok 8 mulai maju di depan kelas dengan percaya diri. Mereka terdiri dari Karina dan Leli ini akan menjelaskan tentang konvensionalisme dan empirisme. Tanpa banyak waktu yang terbuang, mereka segera membuka presentasi dengan salam. Pemateri secara bergantian menjelaskan dengan tenang dan baik. Bahasa yang digunakan cukup mudah dipahami audien, meskipun ada beberapa istilah asing yang membingungkan artinya. Sayang dalam menyampaikan materi, suara pemateri sedikit kurang keras, sehingga audien yang duduk di bangku paling belakang kurang bisa mendengar dengan jelas. Setelah selesai dengan presentasi, seperti biasa, mereka membuka sesi tanya jawab bagi dua penanya yang beruntung. Tak perlu waktu lama, kedua penanya langsung menanyakan beberapa pertanyaan tentang materi yang disampaikan. Mereka pun berdiskusi sejenak. Kemudian setelah mendapat jawaban yang tepat, mereka mencoba menjawab setiap pertanyaan dengan pelan-pelan dan pasti. Kedua pertanyaan selesai terjawab, mereka pun menutup presentasi dengan penutup dan salam kemudian kembali ke bangku audien untuk mendengarkan review materi oleh Pak Kusaeri.
Sedikit ulasan materi kelompok 7 dan kelompok 8 tentang absolut progresif, platonisme, konvensionalisme, dan empirisme. Secara garis besar, absolut progresif berarti terbuka menerima pendapat atau teori lain selama tidak bertentangan atau melenceng jauh dari teori dasar awal. Platonisme berarti pandangan matematika bisa digambarkan keberadaannya. Jadi bisa melalui contoh konkrit yang mendukung pemahaman tentang matematika agar tidak terlalu abstrak. Konvensionalisme berarti penyampaian materi secara satu arah, yaitu guru yang aktif memberikan informasi tetapi murid hanya mendengarkan. Sedangkan empirisme berarti materi didapat hanya dari pengalaman pribadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar