Hari ini adalah pertemuan yang ke-7
bagi kelas B PMT 2016. Bertepatan dengan 18 Oktober 2016 atau seminggu
menjelang UTS ganjil. Hari ini dua kelompok akan bertugas mempresentasikan
materi tentang review filosofi matematika sekolah yang meliputi absolut
progresif, platonisme, konvensionalisme, dan empirisme. Kelompok 7 akan
menjelaskan tentang absolut progresif dan platonisme. Sedangkan kelompok 8 akan
menjelaskan tentang konvensionalisme dan empirisme.
Kelompok 7 berkesempatan untuk
tampil lebih dahulu. Kelompok yang terdiri dari Rosidah dan Inayah ini akan
menjelaskan tentang absolut progresif dan platonisme. Mereka pun bersiap ketika
selesai berdoa bersama di kelas. Mulai menyiapkan segala properti yang akan
digunakan nantinya. Presentasi kelompok 7 pun dimulai ketika salah satu anggota
kelompok mengucap salam. Suasana kelas menjadi sunyi dan serius. Presentasi
berlangsung cukup lama. Kelompok ini cukup baik dalam presentasi, bahasa yang
digunakan tidak berbelit-belit, jadi langsung to the point ke materi
denegan dilengkapi contoh praktik sebagai pendukung. Selain itu, di tengah
presentasi, mereka turut menghadirkan salah satu audien untuk maju dan
mengambil salah satu kertas yang berisikan nama-nama lain aliran absolut
progresif. Hal ini membuat presentasi kelompok 7 menarik selain didukung
tampilan PPT yang kreatif. Setelah mereka selesai dengan presentasi mereka,
sesi tanya jawab pun dibuka bagi dua penanya yang beruntung. Dua orang penanya menanyakan
beberapa pertanyaan yang berbeda. Mereka pun mencoba mendiskusikan jawaban yang
tepat. Setelah didapat jawaban yang pas, mereka menjawab setiap pertanyaan. Tak
butuh waktu lama, kedua pertanyaan telah terjawab, mereka menutup presentasi
mereka dengan penutup dan salam kemudian kembali ke bangku audien untuk
mendengarkan presentasi kelompok selanjutnya.
Kelompok 8 mulai maju di depan
kelas dengan percaya diri. Mereka terdiri dari Karina dan Leli ini akan
menjelaskan tentang konvensionalisme dan empirisme. Tanpa banyak waktu yang
terbuang, mereka segera membuka presentasi dengan salam. Pemateri secara
bergantian menjelaskan dengan tenang dan baik. Bahasa yang digunakan cukup
mudah dipahami audien, meskipun ada beberapa istilah asing yang membingungkan
artinya. Sayang dalam menyampaikan materi, suara pemateri sedikit kurang keras,
sehingga audien yang duduk di bangku paling belakang kurang bisa mendengar
dengan jelas. Setelah selesai dengan presentasi, seperti biasa, mereka membuka
sesi tanya jawab bagi dua penanya yang beruntung. Tak perlu waktu lama, kedua
penanya langsung menanyakan beberapa pertanyaan tentang materi yang
disampaikan. Mereka pun berdiskusi sejenak. Kemudian setelah mendapat jawaban
yang tepat, mereka mencoba menjawab setiap pertanyaan dengan pelan-pelan dan
pasti. Kedua pertanyaan selesai terjawab, mereka pun menutup presentasi dengan
penutup dan salam kemudian kembali ke bangku audien untuk mendengarkan review
materi oleh Pak Kusaeri.
Sedikit ulasan materi kelompok 7
dan kelompok 8 tentang absolut progresif, platonisme, konvensionalisme, dan
empirisme. Secara garis besar, absolut progresif berarti terbuka menerima
pendapat atau teori lain selama tidak bertentangan atau melenceng jauh dari
teori dasar awal. Platonisme berarti pandangan matematika bisa digambarkan
keberadaannya. Jadi bisa melalui contoh konkrit yang mendukung pemahaman
tentang matematika agar tidak terlalu abstrak. Konvensionalisme berarti
penyampaian materi secara satu arah, yaitu guru yang aktif memberikan informasi
tetapi murid hanya mendengarkan. Sedangkan empirisme berarti materi didapat
hanya dari pengalaman pribadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar