Pertemuan ke-4, 27 September 2016,
menjadi pertemuan perdana kelompok 1 dan kelompok 2 sekaligus mengawali tiap
kelompok lain untuk memulai presentasi. Kali ini, kelompok 1 akan mempresentasikan
tentang pandangan aliran formalism tentang matematika. Sedangkan kelompok 2
akan mempresentasikan tentang pandangan aliran kontruktivisme tentang
matematika.
Kelompok 1 yang terdiri dari Yani,
Sahal, dan Puput akan tampil lebih dulu. Mereka akan menjelaskan tentang
pandangan aliran formalism tentang matematika. Kelompok 1 mulai maju ke depan
kelas dan memulai presentasi dengan pembukaan terlebih dahulu. Mereka masih
terlihat sedikit gugup dan gerogi. Mungkin karena mereka kelompok pertama yang
tampil sekaligus baru pertama kali presentasi di hadapan teman-teman mahasiswa
dan dosen. Materi demi materi disampaikan, tapi bahasa yang digunakan kurang
bisa dipahami oleh audien karena terlalu berbau filsafat. Tidak hanya itu,
materi yang ada di PPT mereka juga sulit dipahami maksudnya. Sehingga kita pun
mencoba memahami sebisanya. Presentasi berlangsung cukup lama. Tiap penyaji
menjelaskan tiap materi pada audien pun dengan semampu mereka. Ketika semua
materi mereka presentasikan, mereka membuka sesi tanya jawab bagi dua penanya
yang beruntung. Kedua penanya beruntung pun mulai menanyakan pertanyaan mereka.
Pemateri mencoba memahami tiap pertanyaan setelah itu mereka mendiskusikannya.
Beberapa lama kemudian, mereka mulai menjawab tiap pertanyaan. Penanya dengan
polosnya mengiyakan jawaban dari pemateri sehingga sesi pertanyaan selesai
dengan cepat. Kemudia dosen pembimbing mata kuliah, Pak Kusaeri, mencoba
mereview materi kelompok 1 beserta pertanyaan-pertanyaan dari audien. Setelah
beliau selesai mereview, mereka mengkahiri presentasi dengan penutup dan salam
kemudian kembali ke bangku audien untuk digantikan dengan kelompok 2.
Kelompok 2 mulai menempati panggung
presentasi di depan kelas. Mereka teridiri dari Richa, Nadia, dan Yunin. Kali
ini mereka akan mempresentasikan tentang pandangan aliran kontruktivisme
terhadap matematika. Tanpa panjang lebar, presentasi kelompok 2 sedikit lebih
baik dari kelompok sebelumnya. Mereka mulai berani menjelaskan materi dengan
beberapa contoh praktik agar mudah dipahami. Suara yang cukup keras mendukung
penjelasan materi yang disampaikan. Meskipun beberapa pemateri ada yang gugup,
mereka tetap konsisten tambil dengan cukup baik. Beberapa menit telah mereka
gunakan untuk presentasi, kini mereka mulai membuka sesi tanya jawab bagi dua
penanya beruntung. Kedua penanya mulai menanyakan beberapa pertanyaan. Segera
pemateri menjawab tiap pertanyaan dengan cepat sehingga sesi tanya jawab pun
selesai dengan cepat. Setelah itu, Pak Kusaeri mereview materi kelompok 2 dan
melengkapi jawaban beberapa pertanyaan. Beliau juga sempat memuji presentasi
kelompok 2 dengan penampilan yang baik dari kelompok sebelumnya. Setelah beliau
selesai memberi beberapa tanggapan, kelompok 2 mulai menutup presentasi dengan
penutup dan salam.
Sedikit review tentang materi
kelompok 1 dan kelompok 2. Dalam pandangan aliran formalisme tentang
matematika, secara garis besar matematika adalah ilmu berdasar rekayasa simbol dengan aturan tertentu untuk
menghasilkan sebuah sistem pernyataan yang selalu benar, tetapi kosong dari
makna.
Sedangkan pandangan aliran kontruktivisme tentang matematika, secara garis besar kontruktivisme berarti faham yang bertujuan membangun pemahaman melalui pengalaman pribadi, membaca, atau informasi lainnya. Sehingga menurut teori ini, pemahaman matematika didapat dengan berbagai sumber baik membaca atau informasi lain untuk membangun dan menemukan konsep matematika tertentu.
Sedangkan pandangan aliran kontruktivisme tentang matematika, secara garis besar kontruktivisme berarti faham yang bertujuan membangun pemahaman melalui pengalaman pribadi, membaca, atau informasi lainnya. Sehingga menurut teori ini, pemahaman matematika didapat dengan berbagai sumber baik membaca atau informasi lain untuk membangun dan menemukan konsep matematika tertentu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar