Total Tayangan Halaman

Senin, 09 Januari 2017

2. Epistimologi dan Etik Pendidikan Matematika


Kesempatan kali ini adalah pertemuan ke-5, 4 Oktober 2016, bagi kelas B Pendidikan Matematika UINSA. Dua kelompok yang akan bertugas mempresentasikan materi tentang epistimologi dan etik filsafat pendidikan matematika. Kali ini, kelompok 3 akan menjelaskan tentang epistimologi filsafat pendidikan matematika. Sedangkan etik filsafat pendidikan matematika akan dijelaskan oleh kelompok 4. Dalam pertemuan ini, pak kusaeri berharap lebih baik dari presentasi pertemuan sebelumnya.
Presentasi dimulai oleh kelompok 3 terlebih dahulu. Mereka terdiri dari Ika, Chika, dan Nisa’. Mereka mulai menginjakkan kaki di panggung presentasi di depan kelas dengan senyum. Ketika mereka memulai presentasi, suasana kelas hening fokus dengan penjelasan yang disampaikan kelompok 3. Lagi-lagi, menurut mereka sumber buku yang berbahasa inggris dan bahasa yang terlalu bersifat filsafat, membuat mereka sedikit kesulitan menjelaskan materi yang mereka emban. Sehingga beberapa audien, termasuk saya, merasa bingung dengan penjelasan kelompok 3 tersebut. Ketika tampil pun mereka sempat merasa gugup dan gerogi karena hal tersebut, meskipun mereka tampil dengan teks. Setelah selesai dengan penyampaian materi, kini mereka membuka sesi tanya jawab dengan batasan 3 penanya yang beruntung. Tiga orang mulai bertanya seputar materi yang dijelaskan tadi. Setelah mengerti maksud tiap pertanyaan, mereka mencoba mendiskusikan jawaban tiap materi. Cukup lama mereka berdiskusi, akhirnya mereka mencoba menjawab tiap-tiap pertanyaan dengan santai dan cukup baik. Setelah semua pertanyaan terjawab, mereka mengakhiri presentasi dan kembali duduk ke bangku audien untuk dilanjutkan kelompok 4.
Semua audien duduk dengan tertib, kelompok 4, Nevy, Indah, Fifi, pun mulai memasuki panggung presentasi depan kelas. Tak banya bicara, mereka langsung membuka presentasi dan menyampaikan materi. Ketika presentasi, sayang kelompok 4 tidak dihadiri salah satu anggotanya yaitu Nevy yang sedang sakit saat itu. Jadi mereka presentasi hanya dengan dua orang pemateri. Meskipun begitu, mereka tetap mencoba tampil dengan baik dihadapan audien dan dosen. Materi yang disampaikan mengenai etik filsafat pendidikan matematika. Cukup lama mereka menjelaskan materi panjang lebar dengan bahasa yang juga sedikit sulit dipahami. Kebanyakan pemateri dari kelompok-kelompok lain juga mengeluhkan sumber buku yang menggunakan bahasa inggris dan bahasa yang tak biasa mereka ketahui sebelumnya. Setelah itu, mereka membuka sesi tanya jawab. Dua penanya yang beruntung akan berkesempatan memberikan pertanyaan kepada kelompok 4. Setelah pertanyaan terkumpul, mereka mencoba mendiskusikan. Beberapa menit berdiskusi, mereka menemukan jawaban yang mendekati tiap-tiap pertanyaan. Mereka menjawab dengan cukup baik setiap pertanyaan. Setelah semua pertanyaan terjawab, mereka menutup penampilannya dengan salam. Setelah kedua kelompok presentasi, Pak Kusaeri mereview kembali materi yang disampaikan dan menambahi tiap-tiap pertanyaan kedua kelompok tersebut.
Secara garis besar mengenai materi yang disampaikan kedua kelompok, epistimologi menjelaskan tentang deskripsi, konsep, hipotesis/dugaan, prosedur, dan garis besar seputar pendidikan matematika dengan batasan bagaimana suatu teori berasal. Sementara etik filsafat pendidikan matematika mengenai etika atau tata cara atau adab pengajaran matematika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar